Fakultas Teknologi Kesehatan Al Insyirah

Dosen dan Mahasiswa TREM IKTA Al Insyirah Berpartisipasi dalam Pengabdian Masyarakat Nasional IKATEMI 2026

Fastekes.ikta.ac.id — Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi di Indonesia, dosen dan mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Elektromedis (TREM) Institut Kesehatan dan Teknologi (IKT) Al Insyirah turut ambil bagian dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tingkat nasional yang diselenggarakan secara serentak pada Sabtu, 18 April 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Alat Terawat dan Akurat, Ibu dan Bayi Selamat” ini berfokus pada pemeliharaan serta kalibrasi peralatan medis maternal dan neonatal. Program ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh alat kesehatan yang digunakan dalam pelayanan ibu dan bayi berada dalam kondisi optimal, sehingga mampu meningkatkan akurasi diagnostik dan keselamatan pasien.

Raih Rekor MURI dan Libatkan Ribuan Tenaga Elektromedis

Raih Rekor MURI dan Libatkan Ribuan Tenaga Elektromedis
Raih Rekor MURI dan Libatkan Ribuan Tenaga Elektromedis

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ikatan Elektromedis Indonesia (IKATEMI) dan berhasil mencatatkan Rekor MURI Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi besar profesi elektromedis dalam pelayanan kesehatan nasional. Pencapaian ini sekaligus menjadi momentum bersejarah kedua bagi profesi elektromedis dalam skala nasional.

Raih Rekor MURI dan Libatkan Ribuan Tenaga Elektromedis
Raih Rekor MURI dan Libatkan Ribuan Tenaga Elektromedis

Berdasarkan data dashboard kegiatan, capaian nasional menunjukkan hasil yang sangat signifikan, antara lain:

  • Pemeliharaan alat kesehatan: 3.381 unit
  • Kalibrasi tensimeter: 1.068 alat
  • Kalibrasi doppler: 325 alat
  • Jumlah fasilitas kesehatan terlibat: 347 faskes
  • Partisipasi organisasi: 75 DPC dan 27 DPD
  • Total tenaga elektromedis: 2.528 orang

Dampak dan Analisis Kegiatan

Capaian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program pengabdian masyarakat paling berdampak di bidang elektromedis. Tingginya jumlah alat yang dipelihara mengindikasikan masih banyak fasilitas kesehatan yang memerlukan perhatian dalam aspek pemeliharaan dan kalibrasi.

Dari sisi teknis, meningkatnya jumlah kalibrasi, khususnya pada alat tensimeter dan doppler, menunjukkan adanya peningkatan kesadaran terhadap pentingnya keakuratan alat medis. Namun demikian, jumlah kalibrasi doppler yang masih relatif lebih rendah dibandingkan tensimeter menjadi bahan evaluasi ke depan, mengingat peran penting doppler dalam memantau kondisi janin.

Keterlibatan ratusan fasilitas kesehatan di berbagai wilayah juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak bersifat seremonial semata, melainkan benar-benar memberikan dampak nyata hingga ke layanan kesehatan primer dan sekunder. Hal ini mencerminkan sinergi yang baik antara organisasi profesi, institusi pendidikan, dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Penguatan Kompetensi Mahasiswa

Partisipasi mahasiswa TREM IKT Al Insyirah dalam kegiatan ini memberikan pengalaman praktik yang sangat berharga. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan pemeliharaan dan kalibrasi alat kesehatan di lapangan. Hal ini menjadi bekal penting dalam menghadapi tuntutan dunia kerja di bidang elektromedis.

Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Elektromedis, Nani Lasiyah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Jayalah selalu IKATEMI. Terima kasih kepada DPD IKATEMI yang telah melibatkan mahasiswa dalam kegiatan bersejarah ini. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan keselamatan ibu dan bayi,” ujarnya.

Peran Strategis Elektromedis dalam Pelayanan Kesehatan

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa peran tenaga elektromedis sangat krusial dalam sistem pelayanan kesehatan. Alat kesehatan yang terawat dan terkalibrasi dengan baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan serta meminimalkan risiko kesalahan diagnostik.

Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan nasional ini, IKT Al Insyirah menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan sekaligus mencetak tenaga elektromedis yang kompeten dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (Adri/Nani)

Bagikan :

Scroll to Top