Fastekes.ikta.ac.id – Inilah daftar Prodi Elektromedis Terakreditasi Unggul di Indonesia, Baik Kampus swasta dan Negeri yang ada di indonesia, simak sampai habis agar anda tidak salah memilih prodi Elektromedis Unggul di indonesia.
Daftar Isi
ToggleProdi Elektromedis Terakreditasi Unggul di Indonesia: Mana Saja dan Apa Maknanya?
Kebutuhan tenaga elektromedis di Indonesia terus meningkat seiring makin canggihnya peralatan kesehatan di rumah sakit, klinik, hingga laboratorium. Tidak heran jika program studi (prodi) Elektromedis — dikenal pula sebagai Teknik Elektromedik atau Teknologi Rekayasa Elektromedis — menjadi salah satu jurusan vokasi kesehatan yang banyak dicari. Pertanyaannya, **prodi Elektromedis terakreditasi Unggul di Indonesia** ada di kampus mana saja, dan mengapa status ini penting bagi calon mahasiswa? Artikel ini merangkum daftarnya, menjelaskan arti akreditasi Unggul, serta cara mengeceknya secara mandiri.
Sekilas tentang Prodi Elektromedis
Elektromedis adalah bidang yang memadukan ilmu keteknikan — khususnya elektronika — dengan ilmu kesehatan. Mahasiswanya belajar merancang, memasang, mengoperasikan, memelihara, memperbaiki, hingga mengkalibrasi alat-alat medis, mulai dari EKG, ventilator, dan USG hingga CT Scan dan MRI.
Di Indonesia, pendidikan elektromedis tersedia pada beberapa jenjang: D-III (gelar A.Md.), D-IV atau Sarjana Terapan (gelar S.Tr.TE.), dan di sejumlah kampus kini juga ada jenjang Sarjana (S1). Lulusannya menyandang profesi elektromedis yang termasuk tenaga kesehatan, dengan prospek kerja luas — sebagai teknisi elektromedis di rumah sakit, tenaga kalibrasi di balai pengamanan fasilitas kesehatan, field engineer di distributor atau pabrikan alat kesehatan, hingga akademisi dan tenaga di lembaga regulasi.
Apa Itu Akreditasi “Unggul” dan Siapa yang Menilainya?
Sejak 10 Agustus 2021, akreditasi untuk seluruh prodi rumpun keteknikan — termasuk Elektromedis/Teknologi Rekayasa Elektromedis — dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Teknik (LAM Teknik), menggantikan peran BAN-PT dan LAM-PTKes untuk rumpun ini.
Dalam sistem yang berlaku, peringkat akreditasi prodi terdiri atas tiga tingkat: Unggul, Baik Sekali, dan Baik, menggantikan istilah lama A, B, dan C. Unggul adalah peringkat tertinggi, yang hanya diberikan kepada prodi dengan standar mutu paling baik pada aspek kurikulum, dosen, sarana-prasarana, penelitian, hingga capaian pembelajaran lulusan. Sertifikat akreditasi umumnya berlaku 3 sampai 5 tahun, dan prodi wajib mengajukan re-akreditasi sebelum masa berlakunya habis.
Daftar Prodi Elektromedis Terakreditasi Unggul di Indonesia
Hingga awal 2026, dua prodi jenjang Sarjana Terapan (D-IV) Teknologi Rekayasa Elektromedis tercatat telah meraih akreditasi Unggul dari LAM Teknik:
– Poltekkes Kemenkes Jakarta II (PTN).** Prodi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektromedis meraih predikat Unggul berdasarkan SK LAM Teknik No. 0382/SK/LAM Teknik/VST/XII/2023, tertanggal 21 Desember 2023. Kampus ini merupakan penerus Akademi Teknik Elektromedik (ATEM) yang menjadi salah satu rujukan tertua pendidikan elektromedis di Tanah Air.
– Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah / IKTA (PTS), Pekanbaru.** Prodi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektro-medis (TREM) meraih predikat Unggul berdasarkan SK LAM Teknik No. 0858/SK/LAM Teknik/VST/XII/2025, tertanggal 21 Desember 2025. Buktinya bisa di cek disini, capaian ini menjadikannya perguruan tinggi swasta (PTS) pertama di Indonesia dengan prodi Sarjana Terapan Elektromedis berakreditasi Unggul.
Perlu dicatat, daftar ini menggambarkan kondisi terkini dan dapat berubah sewaktu-waktu. Banyak kampus lain menyelenggarakan prodi Elektromedis dengan akreditasi Baik Sekali atau Baik dan tengah berproses menuju Unggul. Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya selalu memeriksa status akreditasi terbaru sebelum mendaftar (lihat caranya di bawah).
Mengapa Memilih Prodi Elektromedis yang Terakreditasi Unggul Itu Penting?
Akreditasi bukan sekadar label. Memilih prodi Elektromedis terakreditasi Unggul memberikan sejumlah keuntungan nyata:
– Jaminan mutu.Predikat Unggul menandakan kurikulum, dosen, dan fasilitas — termasuk laboratorium serta alat praktik — telah memenuhi standar nasional tertinggi.
– Pengakuan dunia kerja. Ijazah dari prodi Unggul umumnya lebih dipercaya rumah sakit, industri alat kesehatan, dan instansi pemerintah, termasuk untuk memenuhi syarat seleksi CPNS/PPPK.
– Kelancaran profesi dan studi lanjut. Memudahkan pengurusan Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai tenaga elektromedis, peluang beasiswa, serta kelanjutan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
– Peluang kerja sama lebih terbuka. Di era Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM), prodi dengan reputasi Unggul lebih mudah menjalin kemitraan magang dan riset dengan industri maupun institusi lain.
IKTA-Al Insyirah: PTS Pertama dengan Prodi Elektromedis (TREM) Terakreditasi Unggul
Salah satu kabar membanggakan datang dari Riau. Prodi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektro-medis (TREM) Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA) resmi meraih akreditasi Unggul pada 21 Desember 2025. Prodi ini bernaung di bawah Fakultas Teknologi Kesehatan IKTA dan telah meluluskan angkatan pertamanya pada 2023.
Capaian tersebut menempatkan IKTA — sebagai PTS pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memiliki prodi Sarjana Terapan Elektromedis berperingkat Unggul. Rektor IKTA, Assoc. Prof. Dr. Ns. Hj. Rifa Yanti, S.Kep., M.Biomed., menilai pencapaian ini sebagai buah kerja keras dan komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Bagi calon mahasiswa di Sumatra dan sekitarnya, kehadiran prodi Elektromedis berakreditasi Unggul di Pekanbaru menjadi alternatif yang menarik: memadukan fokus kesehatan dan teknologi yang masih tergolong langka di kawasan ini, sekaligus menawarkan jaminan mutu setara kampus rujukan nasional.
Cara Mengecek Status Akreditasi Prodi Elektromedis
Karena status akreditasi dapat berubah, pastikan Anda memverifikasinya melalui sumber resmi berikut:
– PDDikti (pddikti.kemdikbud.go.id) — cari nama kampus atau prodi untuk melihat status akreditasi terkini.
– SAKTI LAM Teknik (sakti.lamteknik.or.id) — basis data resmi hasil akreditasi prodi keteknikan, termasuk Elektromedis.
– Situs resmi kampus — periksa Surat Keputusan (SK) akreditasi yang umumnya dipublikasikan di halaman prodi atau unit penjaminan mutu.
– Download Sertifikat Unggul Elektromedis IKTA disini
Mencocokkan informasi dari ketiga sumber ini akan memberi Anda gambaran yang paling akurat.
Kesimpulan
Jadi, adakah prodi Elektromedis terakreditasi Unggul di Indonesia? Jawabannya: ada, meski jumlahnya masih terbatas. Hingga awal 2026, Poltekkes Kemenkes Jakarta II (PTN) dan IKTA – Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (PTS) tercatat sebagai dua kampus dengan prodi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektromedis berakreditasi Unggul. Bagi Anda yang ingin berkarier di bidang teknologi alat kesehatan, memilih prodi dengan akreditasi tertinggi adalah langkah awal yang strategis — dan kini, pilihan tersebut tersedia tidak hanya di kampus negeri, tetapi juga di perguruan tinggi swasta seperti IKTA. Yuk Langsung saja daftar disini.
FAQS
Apa itu prodi Elektromedis (Teknik Elektromedik)?
Prodi Elektromedis — disebut juga Teknik Elektromedik atau Teknologi Rekayasa Elektromedis — adalah jurusan yang memadukan ilmu elektronika dengan ilmu kesehatan. Mahasiswanya dilatih merancang, memasang, memelihara, memperbaiki, dan mengkalibrasi alat medis seperti EKG, ventilator, USG, hingga CT Scan dan MRI.
Prodi Elektromedis apa saja yang sudah terakreditasi Unggul di Indonesia?
Hingga awal 2026, dua prodi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektromedis tercatat berakreditasi Unggul dari LAM Teknik, yaitu Poltekkes Kemenkes Jakarta II (PTN) dan Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA) di Pekanbaru. Menurut keterangan resmi kampus, IKTA menjadi PTS pertama dengan prodi Elektromedis berakreditasi Unggul.
Lembaga apa yang mengakreditasi prodi Elektromedis?
Sejak 10 Agustus 2021, akreditasi prodi rumpun keteknikan termasuk Elektromedis dikeluarkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Teknik (LAM Teknik), menggantikan peran BAN-PT dan LAM-PTKes untuk rumpun ini.
Apa bedanya akreditasi Unggul, Baik Sekali, dan Baik?
Ketiganya adalah peringkat akreditasi dalam sistem terbaru, menggantikan istilah lama A, B, dan C. Unggul merupakan peringkat tertinggi yang menandakan mutu prodi paling baik pada aspek kurikulum, dosen, fasilitas, penelitian, dan capaian lulusan.
Apa keuntungan kuliah di prodi Elektromedis terakreditasi Unggul?
Akreditasi Unggul memberi jaminan mutu, memperbesar pengakuan di dunia kerja termasuk untuk syarat seleksi CPNS/PPPK, memudahkan pengurusan STR dan studi lanjut, serta membuka peluang kerja sama magang dan riset yang lebih luas.
Berapa lama kuliah Elektromedis dan apa gelar lulusannya?
Tersedia jenjang D-III selama 3 tahun dengan gelar A.Md., serta D-IV atau Sarjana Terapan selama 4 tahun dengan gelar S.Tr.TE. Beberapa kampus juga membuka jenjang Sarjana (S1). Pemilihan jenjang menyesuaikan tujuan karier dan rencana studi lanjut.
Apa prospek kerja lulusan Elektromedis?
Lulusan dapat bekerja sebagai teknisi elektromedis di rumah sakit, tenaga kalibrasi fasilitas kesehatan, field engineer di distributor atau pabrikan alat kesehatan, hingga akademisi dan tenaga di lembaga regulasi alat kesehatan.
Bagaimana cara mengecek status akreditasi prodi Elektromedis?
Periksa melalui PDDikti (pddikti.kemdikbud.go.id), basis data resmi SAKTI LAM Teknik (sakti.lamteknik.or.id), serta SK akreditasi di situs resmi kampus. Karena status dapat berubah, sebaiknya cocokkan ketiga sumber tersebut sebelum mendaftar.
Apakah benar IKT Al Insyirah PTS pertama dengan prodi Elektromedis terakreditasi Unggul?
Menurut keterangan resmi IKTA, prodi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektro-medis (TREM) mereka menjadi PTS pertama dan satu-satunya di Indonesia dengan akreditasi Unggul, yang ditetapkan pada 21 Desember 2025. Status terkini tetap dapat diverifikasi melalui PDDikti atau SAKTI LAM Teknik atau download SK Akreditasinya disni
(red/adri)





